Pernikahan Itu Umpama Naik Mobil

nikah.jpg

Pernikahan itu umpama kita dan pasangan kita naik mobil untuk mencapai suatu tujuan. Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, kita dan pasangan kita harus menempuh perjalanan yang panjang.

Dalam menempuh perjalanan panjang, kita pasti akan mengetahui karakter pasangan kita. Sebaliknya, pasangan kita juga akan mengetahui karakter kita.

Karena dalam perjalanan panjang, siapapun orangnya tidak akan bisa berakting dan tidak akan bisa menyembunyikan karakter aslinya.

Bila karakter kita dan karakter pasangan kita adalah sama-sama baik, InsyaAllah perjalanan pun aman dan lebih mudah untuk mencapai tujuan.

Tapi sebaliknya, apabila kita atau pasangan kita memiliki karakter yang buruk, maka perjalanan pun terganggu. Bahkan, kita tidak akan bisa mencapai tempat tujuan.

Justru yang terjadi adalah kita akan mengeluarkan pasangan kita dari mobil. Bahasa sederhananya, kita bercerai dengan pasangan kita.

Oleh karena itu, pilihlah seseorang yang berkarakter baik untuk dijadikan sebagai pasangan hidup. Berkarakter baik tidak mesti dia adalah seorang ulama, tidak mesti seorang ustadz atau ustadzah, dan tidak mesti keturunan ulama. Bukan juga kita mencari orang yang sempurna tanpa cela.

Cobalah kita mencari pasangan hidup dengan lebih mengutamakan orang yang baik secara akhlak dan agamanya. Bila kita mengutamakan hal tersebut, maka hidup kita akan beruntung di dunia serta akhirat.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua. Bagi yang belum menikah semoga segera menikah tanpa melalui proses pacaran.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s