Filosofi Pacaran

buah.jpg

Pacaran itu umpama kita menjual buah-buahan.

Maksudnya apa itu?

Ini penjelasannya :

Iya, pacaran itu umpama kita menjual buah-buahan. Kemudian ada orang yang datang kepada kita untuk mencicipi buah-buahan yang kita jual.

Setelah orang itu mencicipi buah-buahan yang kita jual, eh ternyata orang itu tidak membeli. Nah, itulah perumpamaan pacaran.

Sungguh merugi orang-orang yang pacaran. Hanya dicicipi, tapi belum tentu dibeli. Walaupun dibeli, ya dicicipi dulu. Bila enak, ya dibeli. Bila tidak enak, ya tidak beli.

Makanya kita jangan pacaran. Karena pacaran itu merugikan. Pihak yang dirugikan itu paling banyak adalah wanita.

Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua, terutama untuk para pelaku pacaran.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s